Tampilkan postingan dengan label iptek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label iptek. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 November 2008

bisa nyembuhin kita ga??




parasetamol,, ya itu nama obat yang biasa kita gunakan kalo kita lagi deman, tapi untuk diketahui gimana si cara kerja ni obat,, apakah bener-bener bisa nyembuhin sakit kita itu..

Parasetamol (Asetaminofen) merupakan salah satu obat yang paling banyak digunakan sehari-hari. Obat ini berfungsi sebagai pereda nyeri dan penurun panas.

Setelah berpuluh tahun digunakan, parasetamol terbukti sebagai obat yang aman dan efektif. Tetapi, jika diminum dalam dosis berlebihan (overdosis), parasetamol dapat menimbulkan kematian.

Parasetamol dapat dijumpai di dalam berbagai macam obat, baik sebagai bentuk tunggal atau berkombinasi dengan obat lain, seperti misalnya obat flu dan batuk.

Antidotum overdosis parasetamol adalah N-asetilsistein (N-acetylcysteine, NAC). Antidotum ini efektif jika diberikan dalam 8 jam setelah mengkonsumsi parasetamol dalam jumlah besar. NAC juga dapat mencegah kerusakan hati jika diberikan lebih dini.

Overdosis parasetamol dapat menyebabkan kerusakan hati. Jika kerusakan sangat berat, mungkin perlu transplantasi hati agar korban bisa bertahan hidup.


Parasetamol adalah drivat p-aminofenol yang mempunyai sifat antipiretik / analgesik. Sifat antipiretiknya disebabkan oleh gugus aminobenzen dan mekanismenya diduga berdasarkan efek sentral. Sifat analgesik Parasetamol dapat menghilangkan rasa nyeri ringan sampai sedang. Sifat antiinflamasinya sangat rendah sehingga tidak digunakan sebagai antirematik. Pada penggunaan per oral Parasetamol diserap dengan cepat melalui saluran cerna. Kadar maksimum dalam plasma dicapai dalam waktu 30 menit sampai 60 menit setelah pemberian. Parasetamol diekskresikan melalui ginjal, kurang dari 5% tanpa mengalami perubahan dan sebagian besar dalam bentuk terkonjugasi.(sumber)




meniup makanan???



memang sepele si masalah ini kalo cuma diliat sekilas,,



tapi kalo di telisik lebih dalem ini,, masalah ini termasuk masalah serius yang banyak diantara belum menyadarinya...


kalo di pikir-pikir,, saat kita mau makan makanan yang panas pasti secara refleks kita bakal niupnya, ya itu si alo buat tipe" orang yang udah kelaperan berat, yang udah ga sabar buat makan tu makanan. padahal hal itu bisa ngakibatin kerugian buat kita sendiri..


alo di liat dari sisi kesehatan, hal itu bisa nyebapin keracunan di lambung, yang di karenakan pada saat kita niup tuh makanan kita ngeluarin gas CO2 yang bakal kecampur dengan H2O yang ada di makanan atau yang ada dalam napas kita, karena kejadian itu pada suhu yang relatif panas maka kedua zat itu akan bereaksi dan menghasilkan H2CO3 yang bersifat asam dan dapat merugikan lambung kita..

sedangkan kalo diliat dari sisi islam ada sebuah hadist yang melarang kita untuk meniup makanan pada saat kita makan

Sebagaimana hadits dari Ibnu Abbas Radhiyallahu’anhu:
“Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam telah melarang untuk menghirup udara di dalam gelas (ketika minum) dan meniup di dalamnya.” (HR. At Tirmidzi)


jadi apa kita masih ga sabar, trus mau niupo tuh makanan


dari berbagai sumber